Catatan Rabbiul Awwal
Begitu deras waktu berlalu tanpa sempat aku jamah isyaratpenaku, cetak biru rancangan strategi langkah maju yang tersusun rapi dan tersimpul rapat tali komitmen terdahulu, kini mulai menyita perhatianku. Perlahan kubaca lagi dan aku teliti dengan seksama dibait mana saja penaku harus menarik garis lurus diatas rangkain kata yang bermakna. Jelas bahwa makna yang tegaris tinta pena harus mulai aku enyahkan dalam ruang berpikirku, sebagai konsekuensi jalan yang kupilih dari pemahaman dan sebuah kesadaran.
Entah kenapa bulan ini begitu banyak menguras energi dan batinku, setumpuk peristiwa mengubah alur dalam karir hidupku dan bahkan mungkin hidup orang-orang disekitarku. Aku berhikmah terhadap apa yang telah terjadi, bahwa ada sesuatu yang ingin Dia sampaikan kepadaku. Disatu inti aku merasa Dia begitu sayang kepadaku, memang aku belum mendapati apa-apa yang kupanjatkan kepadaNya terjadi pada diriku, atau justru masalah ada padaku yang kurang peka dengan pengabulan doa-doa itu. Namun satu hal yang kupahami dan telah kuimani bahwa Dia belum mengabulkan apa yang kuingini melainkan Dia memberikan apa yang sebenarnya aku butuhkan. Maha Besar Allah..
Aku tidak mau hati terlena, sudah cukup aku mendramatisir semua keadaan ini. Sesuatu terjadi bukan tanpa maksud dan tujuan, pasti ada sesuatu yang dikehendakiNya dibalik peristiwa ini, dan itulah yang mestinya aku pikirkan. Namun, apapun rahasiaNya aku yakin itu adalah yang terbaik untuk perjalanan karir hidupku sebelum tiba masa-ku. -end-
Permohonan maafku kepada hati-hati yang tersakiti..
-IP-


Pa kabar gan… baik-baik aja neh ?
maap baru mampir ke blog ente, tadi lagi buka-buka temen lama yang pernah mampir di blog ane
hi hi hi
yaaa moga tambah sukses aja sesuai apa yang direncanakan..:D
wah lama gak updet ya?
asw. numpang ninggalkan jejak…
Assalamualaikum..
SAlam ukhuwah, terima kasih sudah mengunjungi blog saya, Sudah lama sih…maaf baru dikunjungi balik…