Langsung ke isi

Facebook Mulai Tunjukkan Watak Aslinya

2009/07/02
inikah Facebook ???

inikah Facebook ???

Facebook mulai bikin ulah. Situs jejaring sosial yang lagi booming di kalangan masyarakat baik muda maupun tua ini, mulai menunjukkan watak aslinya yang anti dengan hal-hal yang berhubungan dengan Jihad dan Islam.

Situs jejaring sosial besutan Mark Zuckenberg ini, telah menghapus beberapa account yang selalu gencar menyuarakan Islam dan Jihad di dunia maya. Salah satunya adalah grup Cyber Jihad Community yang dibuat oleh Muhammad Jibriel Abdul Rahman (nick name Prince of Jihad) yang juga merupakan pimpinan dari Ar Rahmah Media.

Jika Irhabi 007 bisa mengguncang dunia dengan nama irhabi-nya yang mampu menembus semua jaringan situs-situs musuh, maka lain lagi dengan Prince of Jihad, selain jaringan arrahmah.com yg dimiliki olehnya, dia juga membuat beberapa grup di situs jejaring sosial facebook yang digunakannya untuk menyuarakan Islam dan Jihad serta membakar semangat para pemuda Islam.

Tak hanya profil grup yang ditendang dari komunitas facebook, administrator grup ini pun ikut menjadi korban kearoganan facebook sebagai sebuah situs ternama di dunia, termasuk account milik Muhammad Jibriel Abdul Rahman.

Grup yang telah memiliki ribuan anggota dan penggemar ini memang sangat nyaring menyuarakan Islam dan Jihad di ranah situs jejaring sosial facebook. Tak heran, para petinggi facebook merasa gerah akan sepak terjang grup ini. Mereka akhirnya menghapus grup Cyber Jihad Community dari keanggotaan facebook, tak tanggung-tanggung beserta para kru pembuat grup tersebut.

Sejak dihapusnya grup Cyber Jihad Community dan para administratornya, komentar berdatangan masuk ke account Ar Rahmah di facebook, “wah, bener2 menyedihkan. berarti facebook zionis dunk..” ujar salah satu komentar.

“Al Qur’an memang tidak pernah salah….orang kafir tidak akan ridho selamanya……” ujar komentar lain menambahkan. Bahkan ada komentar yang sangat pedas yang ditulis oleh salah satu anggota Cyber Jihad Community, “Anti-jihad wajib dibasmi!”

“Finally, it realized. see! ‘they’ cut the tongue of those who speak the truth,” komentar lain menambahkan.

Anehnya, banyak grup lain yang juga menyuarakan ideologi seperti sosialisme dan kapitalisme atau grup-grup yang menyuarakan rasisme, namun hingga kini mereka masih saja bertahan. Apakah facebook merasa takut atau terancam akan hadirnya grup Cyber Jihad Community ini?

Mungkin akan banyak komentar yang mengatakan, kenapa harus pakai Facebook yang jelas-jelas punya orang kafir dan Yahudi pula yang jelas-jelas memusuhi Islam. Justru disini kita sebagai umat Islam harus pintar memanfaatkan peluang dan sarana. Facebook yang punya musuh Islam kita manfaatkan untuk kepentingan Islam. Seperti para mujahidin Afghan yang banyak memanfaatkan peralatan militer milik Sovyet ataupun Amerika, yang digunakan untuk memerangi mereka dengan peralatan yang mereka buat sendiri.(fq/arrahmah)

www.eramuslim.com

21 Komentar leave one →
  1. 2009/07/02 12:39 pm

    mmm…produk yahudikah itu?

    Assalamu’alaikum..

    Produk Yahudi atau bukan belum ada sumber yang pasti, jadi saya tidak berani menyimpulkan sendiri. Tapi yang pasti FB telah menunjukkan sikapnya yang sangat jelas.

    Wallahu A’lam

  2. pitho permalink
    2009/07/02 12:48 pm

    kenapa kita gak bikin aja situs jejaring sendiri ?? kan banyak cendekiawan muslim?

    Assalamu’alaikum..

    saya sepakat tuh.., kita do’akan saja semoga terealisasi..

  3. 2009/07/02 12:51 pm

    Really…?

    Assalamu’alaikum..

    Redaksi artikel ini sangat Profesional, ilmiah dan amanah. insyaallah tidak perlu diragukan.

    salam

  4. tforce2009 permalink
    2009/07/02 12:52 pm

    stujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………..
    http://tforce2009.wordpress.com/

  5. 2009/07/02 1:51 pm

    Bisa jadi facebook adalah media yg dibuat yahudi untuk menjaring generasi muda….

    Assalamu’alaikum..

    hemmm.. Wallahu A’lam

  6. 2009/07/02 4:21 pm

    Tapi saya pernah baca, bahwa Facebook itu produk yahudi.
    Duh, jadi makin ilfil sama FB

  7. 2009/07/08 7:49 am

    gitu ya… karena posisi facebook kelihatan makin kuat (akibat dari banyaknya anggota FB), arogansinya mulai tampak. mungkin memang anti-islam. tapibisa jadi dia juga cuma korban, ada yang maksa dia menghapus akun2 tsb; FBI, pemerintah amrik atau siapapun yang pemilik facebook ga bisa berbuat banyak. apalagi di barat kesan islam=terori masih melekat. jadi mungkin ni bagian dari anti terorisme dunia. mreka kan takut banget kalo islam banyak pendukungnya/banyak yang simpati.

    bisa jadi begit,.. syukron atas responya

  8. Jalod permalink
    2009/07/09 4:31 pm

    Belum dapat info dari sumber terpercaya…!! paling untuk sekarang dan kedepannya perlu kita diwaspadai dan ditelah lebih mendalam lagi. Terima kasih infonya…

    Assalamu’alaikum

    Sebenernya sumber sudah banyak, termasuk artikel diatas diliput oleh tim redaksi yang Profesional dan insya Allah amanah dalam menyampaikan berita. Tegantung kita yang aktif untuk menjemput berita itu.

    terima kasih kunjungannya

  9. 2009/07/10 10:24 am

    walah… akun saya untungnya masih aman..

  10. 2009/07/10 10:24 pm

    keep fighting in right way!!!!

    insya Allah :)

  11. 2009/07/11 2:45 pm

    emh dari dulu…agak gimana gitu ama facebook teh!!!, tapi heran banyak orang yang sia-sia menggunakannya.
    Btw, sebagaimana sebuah pisau, kita gunakan aja sarana yang tersedia tersebut untuk kebaikan, dan jika di dalamnya terdapat banyak mudharat, pastilah hal itu akan kembali menusuk orang-orang yang berniat memudharatkan sarana tersebut…kewajiban kita hanyalah bersabar (min..dengan memberikan kesejukan pada sarana yang telah ada tersebut (fb), sambil menunggu para ahli informatika muslim untuk mengembangkan saingan dalam hal kebaikan), saling bersabar, siap siaga (barangkali emang fb benar-benar di buat untuk niat tertentu yang bisa mengancam eksistensi islam)….salam kenal ….wassalam

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Salam kenal juga, terima kasih kunjungannya. Ya..semoga segera terealisasi situs jejaring sosial lokal yang lebih islami.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb

  12. 2009/07/11 9:09 pm

    fesbuk….????

    mending surat pake Pos :P .,,Ayo budayakan NgePost !! :P

  13. dono permalink
    2009/07/18 1:25 pm

    Nah, ini kelemahan dan kekeliruan cara berpikir umat islam.. Seharusnya mencoba mengerti dahulu,baru dimengerti.. Sebagaimana kita tahu, semua yang melakukan terorisme seperti amrozi,imam samudra,alqaeda, semua juga mengatasnamakan jihad.. Dan wajar kalau orang bule skeptik dg jihad, karena dalam pikiran mereka jihad=teror,jihad=bom bali,jihad=membunuh, dan kita nggak bisa nyalahin kesalahpahaman mereka,karena pada kenyataannya pengertian jihad di kalangan garis keras udah menyimpang sedemikian jauhnya. Beda sekali dengan yang nabi Muhammad ajarkan.. Jihad dalam arti perang,sebenarnya memang tidak dianjurkan KECUALI dalam keadaan terancam secara fisik. Jadi bukan main bunuh sembarangan seperti yang terjadi sekarang. Saya melihat,muslim sekarang banyak yg mulai anti dengan yg beda keyakinan,padahal tidak demikian dengan nabi Muhammad saw,nabi tetap berdiri hormat ketika jenazah yahudi diangkat… Artinya apa? Banyak umat islam sekarang yang tidak mengindahkan ajaran nabi lagi,tapi cuma mengedepankan agama sebagai sebuah group, pokoknya dia group islam,gak peduli sama group non islam,ingatlah bukan begitu yang diajarkan rosul… Rosul tetap bersahabat dengan orang non muslim yang mau hidup damai dan berdampingan… Jadi, berpikirlah dengan jernih, kata2 jihad memang sudah terlalu negatif di dunia barat karena ulah teroris seperti amrozi yg mengatasnamakan jihad… Jangan gampang marah, apa2 tersinggung, kita juga nggak tau isi facebook group jihad itu apa… Apakah mengajak memerangi sebuah negara atau apa… Makanya diperlukan sikap yang netral, baik dan tidak itu orangnya bukan agamanya, saya sendiri muslim,tp saya lebih menganut pada ajaran muhammad,daripada ulama yang fanatik dan sinis pada non muslim.. Belajarlah untuk dewasa..

  14. dono permalink
    2009/07/18 1:41 pm

    Terus juga terlalu bodoh bagi kita, jika kita anti produk dari non muslim… Seharusnya muslim sekarang ini lebih terbuka dan bersahabat dengan siapa saja, yang bertujuan positif, mungkin pemilik facebook tadi menghapus group jihad karena mereka nggak mau terjadi “bom bali 3″ yang dirapatkan melalui facebook!! Itu aja!! Kalau sampai itu terjadi, mereka juga merasa ikut bersalah…

    Dan kita juga nggak perlu membela teroris seperti amrozi,alqaeda yang udah jelas-jelas salah hanya karena sama-sama muslim, karena walaupun mereka muslim, bisa jadi mereka berhadapan dengan nabi Muhammad di akhirat nanti: Ingat pesan nabi: “Barangsiapa di antara umatku yang memerangi non muslim yang mau hidup damai berdampingan dengan umat muslim, maka aku adalah musuhnya di akhirat nanti!!” Jadi, musuh dari amrozi di akhirat nanti, adalah nabi Muhammad, karena kesalahan amrozi memerangi turis asing yang sedang berlibur diindonesia, yang jelas2 datang dengan damai utk sekedar mencari hiburan(refreshing), ayoo, buanglah sikap fanatik, biar kita tidak keblinger….” Positif thinking sama siapapun itu perlu, mencari alasan di balik tingkah laku orang itu perlu, jangan langsung marah kalau ada orang yang berbuat sesuatu yang bertentangan dengan apa yang kita pahami… Kuncinya “mencoba mengerti, baru dimengerti” gitu… Kalo enggak, kita malah dosa, bersalah karena keliru memahami tujuan penciptaan manusia, kan kita diciptakan berbangsa bangsa dan bersuku suku agar saling mengenal, bukan saling berperang… Satu lagi, jika sebagian dari suatu negara memerangi muslim, bukan berarti sebagian yang lain yang tidak memerangi tapi satu negara boleh kita perangi.. Bahkan kakaknya memerangi muslim, kita tidak boleh memerangi adiknya, karena adiknya belum tentu sepaham dengan kakaknya… Karena pada saat seseorang dewasa, keyakinan tiap orang bisa berbeda2… Pendewasaan pemikiran seperti ini yang diperlukan umat muslim,supaya tidak perang melulu….” Kutuk dan musuhilah segala bentuk terorisme!!

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Bismillah..
    saudaraku seharusnya anda juga mencoba mengerti dahulu, lalu dipahami bila perlu selidiki dahulu jangan tergesa gesa memvonis sesuatu yang belum pasti kebenarannya. Janganlah kita lantang menafsirkan sesuatu yang belum kita ketahui jelas kebenarannya. “Menyerukan Islam dan Jihad di Facebook” (Cuplikan artikel diatas) belum tentu seperti Jihad perang seperti yang anda tafsirkan.

    Agama adalah Faktor utama pembentuk akhlaq, pola pikir dan kepribadian. tidak sembarang agama tapi agama yang baik dan benar (Islam), sangat tidak logis dan terlalu mengada ada jika orang baik dan tidak itu orangnya bukan agamanya. Dari mana manusia menjadi baik jika tidak belajar tentang kebaikan dan keburukan, hukum2 kehidupan, aturan hubungan antar manusia dan Tuhannya, perbuatan2 yang dianjurkan, diperintahkan dan apa2 yang dilarang untuk dilakukan, berbagai ilmu alam yang berguna untuk kesejahteraan manusia, dan masih banyak yang lain yang semua itu diatur dalam Al-Qur’an dibawah panji Islam.

    “Hampir setiap orang meyakini bahwa semua agama mengajak kepada kebaikan atau berbuat baik. Tapi mengapa sesuatu yang mengajak kita kepada kebaikan atau berbuat baik tidak boleh fanatik terhadapnya? Bukankah jika semua orang fanatik kepada yang mengajak kebaikan kehidupan kita akan menjadi tentram dan damai. Sepertinya fanatik terhadap seseorang lebih ditolerir di banding fanatik terhadap agama.
    Sepertinya wajar jika seseorang beragama menganggap bahwa Agamanyalah yang paling benar, oleh karenanya ia memilih Agama tersebut. Tidakkah malah aneh jika seseorang menganggap semua agama adalah sama, lalu apakah ia akan memeluk semua agama itu ataukah malah menjadi Ateis, karena agama merupakan keyakinan yang paling kita yakini kebenarannya. Oleh karena itu wajar jika seseorang menganggap Agamanyalah yang paling benar sejauh ia tidak memaksakan agamanya kepada orang lain, karena memeluk agama bukan suatu keterpaksaan tapi kesadaran…”(Pujisusanto)

    NETRAL? Apakah Fanatisme Berlebihan Berbahaya?
    Fanatisme akan berdampak luar biasa terhadap sikap hidup seseorang. Karena fanatik terhadap Britney Spears, seorang anak ABG akan membeli seluruh kaset atau CD si Britney. Dalam berpakaian pun ia selalu meniru gaya Britney. Pokoknya semua serba Britney Spears.

    Dalam beragama pun sama saja, kok. Ketika saya fanatik terhadap Islam, maka saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengislamkan seluruh hidup saya. Islam adalah way of life bagi saya. Dalam konteks fanatisme, apa bedanya Britney Spears dengan Islam? Saya kira sama saja. Fanatisme terhadap apapun akan membuat kita berusaha mengidentikkan diri dengan si FAN tersebut. Tapi tragisnya, masyarakat kita cenderung sangat permisif terhadap sikap fanatik yang ditujukan bagi makhluk yang bersifat duniawi (artis, tokoh politik, negara tertentu). Namun, ketika seseorang fanatik terhadap agama yang dianutnya, kita ramai-ramai mencela, menyebutkan sebagai sikap yang sangat tidak terpuji.

    Why? Kenapa kita jadi pilih kasih seperti ini? Padahal, agamalah yang akan menyelamatkan kita di akhirat nanti, bukan Britney Spears atau Amien Rais atau Gus Dur.Jonru

    Dakwah adalah menyeru, mengajak manusia untuk memahami dan mengamalkan ajaran islam sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnahNabi Muhammad saw (sabilillah). Sebagaimana Firman Allah Swt :
    Dakwah adalah menyeru, mengajak manusia untuk memahami dan mengamalkan ajaran islam sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnahNabi Muhammad saw (sabilillah). Sebagaimana Firman Allah Swt :

    وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
    Artinya : “dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang rnenyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali- Imran : 104). 1

    ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

    Artinya: “ Serulah [manusia] kepada jalan Tuhanmu …….[Q.S.An-Nahl/16.125].
    Kewajiban berdakwah bagi setiap individu, selain dinyatakan dalam ayat tersebut di atas ditegaskan juga dalam Al-Qur’an, dan pesan Rasulullah Saw pada waktu Haji Wada’, :

    وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

    Artinya: “ Demi masa sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal saleh, dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran, dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran “.[Q.S. Al-‘Ashr/103].

    Saudara menyeru agar umat islam lebih terbuka dan dan lebih bersahabat, seharusnya saudara juga bisa lebih terbuka dan bersahabat pada komunitas di FB yang menyerukan Islam dan Jihad bukan malah membuat opini yang tidak bersahabat dan belum terbukti kebenarannya.
    “mungkin pemilik facebook tadi menghapus group jihad karena mereka nggak mau terjadi “bom bali 3″ yang dirapatkan melalui facebook!! Itu aja!! Kalau sampai itu terjadi, mereka juga merasa ikut bersalah…”

    Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra ayat 36 yang berbunyi :
    Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

    Wallahu A’lam Bishowab

    saudaraku syukron atas responnya, kalau ada cantumkan url blog-nya agar bisa saling silaturahmi

    Salam Ukhuwah

  15. dono permalink
    2009/07/19 11:41 pm

    Assalamu’alaikum,

    Gini mas, mungkin anda telah salah paham dg maksud saya, saya mengatakan mungkin si pembuat facebook tidak mau terjadi “bom bali 3″ artinya di barat sana, kata2 jihad itu suatu yang identik dg hal2 yg menakutkan,identik dg bom&peperangan (bagi mereka),dan kita nggak bisa nyalahin mereka juga karena mereka mengerti kata2 jihad bukan dr islam yg lurus/lempeng,tapi malah dari teroris yang mengatasnamakan jihad.. Yang perlu kita ingat, tujuan inti dari dakwah adalah result/hasil,saya tau bahwa ati dari jihad itu tidak hanya perang membela agama,tp berjuang menegakkan kebenaran&kebaikan karena Allah,bahkan menyingkirkan benda tajam dr jalanan spy tidak ada yang kecocok, juga termasuk suatu jihad. TAPI, jihad yg kita pahami dengan yang mereka pahami itu lain mas.. Di dunia barat, jihad itu terdengar mengerikan.. Nah, karena dakwah itu tujuannya adalah hasil, kita perlu menyesuaikan apa yg kita sampaikan dg “pemahaman” orangnya… Jadi karena bule berpikir jihad adlh negatif, ya kata2nya diganti aja “berjuang utk kebaikan karena Tuhan”. Tentu ini akan lebih diterima telinga mereka, walaupun sinonimnya adalah jihad.. Kita harus belajar dari para wali songo dahulu ketika menyebarkan agama islam di tanah jawa, mereka tidak serta merta menyalahkan, karena memang orang non muslim jawa dl memang tidak salah, tapi KELIRU, keliru beda lho dg salah, kalau salah itu contohnya, orang sengaja belajar ilmu hitam utk nyantet, lha itu salah.. Tapi kalau orang taat sama agamanya utk pengabdian pada sang pencipta, tp belum islam, bagi kita umat islam,sebenarnya dia tidak salah, tapi keliru, disitulah tugas kita meluruskan.. Meluruskan jg dg cara yang halus sekali, karena sekali lagi, niat mereka benar, hanya caranya yg belum benar, jadi kalau serta merta disalahkan, tentu dia tidak terima,karena mereka berpikir mereka benar… Ini yg sangat sulit dipahami kebanyakan orang muslim dewasa ini. Utk hal ini, diperlukan sifat&sikap yang namanya khusnudzon, jadi kita perlu berbaik sangka kepada org2 non muslim yg belum tentu “buruk”,makanya nabi Muhammad sering berdoa, ampunilah mereka karena “mereka tidak tahu….” Jadi tidak tau, bukan tidak mau tau… Tapi kalo cara kita kasar, kita bilang dg keras “kamu salah, kamu gak boleh gitu…!!” Ini yang bisa membuat mereka tersinggung dan jadi tidak mau tau… Sama lah dg cara mendidik anak kecil, tidak serta merta kita bilang salah, tapi dg cara “bukan begitu dek, begini saja… ” “Tangan kanan dik, bukan yang kiri…” ,itu maksudnya biar si anak tidak tersinggung dan malah mutung… Ingatlah selalu, yang tujuan akhir dr dakwah adalah hasil… Hasil baru bisa diperoleh, jika kita benar dan sesuai cara menyampaikannya… Jadi “menjaga perasaan orang itu penting..” Melihat alasan dibalik sikap orang juga penting..” Saya paham, umat islam juga merasa diperangi sebagian umat non muslim, tapi tidak semuanya… Nah, yang tidak memerangi ini, bisa saja ditengah2, terpengaruh sana sini, jadi tugas kitalah merebut simpati,bukan malah langsung menghujat atau bahkan memusuhi..” Mudah2an anda paham yang saya maksud..

    Kemudian soal fanatik, fanatik itu kurang baik, termasuk fanatik terhdp artis jg kurang baik, pada saat seseorang fanatik, seseorang merasa benar sendiri…. Kadang juga hilang sifat netralnya (netral disini bukan tanpa arah lho, netral yang saya maksudkan itu obyektif mas…), dan kadang kefanatikan itu menumpulkan akal, contohnya, pokoknya nabi Muhammad berkata begitu ya begitu… Dia tidak liat konteksnya,jamannya,sikonnya,termasuk alasan nabi mengemukakan sesuatu di suatu jaman. Jadi yang diperlukan dalam agama islam itu iman yg kuat, bukan iman yang buta… Ketika seseorang fanatik, yang ditakutkan adalah, begitu dia memahami sesuatu dr hadis/alquran padahal kurang matang pemahamannya,dia langsung merasa benar dan susah utk diberi saran… Yang diperlukan itu iman yang kuat dan teguh, dengan tetap menjaga obyektifitas kita… Yang ditakutkan dari fanatik contohnya seperti ini: Misal,ada seorang muslim yg berbuat salah sebenarnya, tp karena dalam hadis dianjurkan menutupi aib saudaranya,muslim yg lain pada demo mbelain sesama muslim yg sebenarnya salah tadi, hanya dg alasan “sama2 muslim”, ini yg gak bener sama sekali, bahkan nabi Muhammad berkata pd anak wanitanya,” jika Abah mengetahui kamu mencuri, maka abah yang akan memotong tanganmu…” Ini menandakan nabi Muhammad netral/obyektif,tidak pilih kasih, begitupun dg umar bin khotob yg membela tanah seorang yahudi…adil,netral,obyektif… Tidak seperti kebanyakan muslim saat ini yg langsung membela sesamanya secara membabi buta karena orang yang dituduh bersalah memakai surban&jubah… Gitu lho mas maksudku… Coba dipahami yah…jadi saya pribadi setuju dakwah, setuju jihad, tapi di dunia internasional, bahasanya harus dirubah supaya bisa diterima, bentuk kalimatnya…” Kalo tadi saya bilang mungkin pembuat facebook takut ada bom bali 3 misalnya, itu berarti saya khusnudzon sama pemilik facebook yg belum tentu maksudnya negatif thd islam… Dia hanya berbuat sesuai dengan apa yang dia pahami… Gitu loh…

    Wa’alaikumsalam Wr.Wb

    Semoga ini bukan perdebatan yang dilarang dalam Islam

    Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. (QS. An-Nahl : 125)

    Bismillah ir-Rahman ir-Rahim

    Saudaraku mari kita sekali lagi mencoba untuk memahami substansi permasalahan, maaf..gunakanlah bahasa dan pilihlah kata yang tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia. Netral tidak sama dengan objektif, jika saudara ingin merevisi pendapat saudara di komen yg sebelumnya saya bisa mengerti.

    Saudaraku yang aku cintai,
    Saya sependapat jika kata Jihad dimata orang barat identik dengan perang, tapi tidak benar jika semua orang barat berpendapat seperti itu. Umumnya Orang barat terkenal dengan cara berpikirnya yang rasional dan ilmiah, informasi yang mereka terima pun tidak langsung ditelan bulat2 tapi kebanyakan mereka menyelidiki dan menelaah dulu, dan sebagian besar rujukan penyelidikan mereka adalah dengan mengkaji Al Qur’an itu sendiri. Bahkan dari berita dan image buruk tentang islam (termasuk Fenomena Jihad dalam persepsi mereka, kekerasan dll) malah mengantar mereka menjadi seoarang Mualaf, Subhanallah. Telitilah bagaimana banyak nya warga Amerika yang beralih ke Islam setelah peristiwa 11 September, ini menjadi antiklimax bagi Amerika sendiri. Yang memusuhi Islam juga masih banyak tapi tidak dipungkiri banyaknya warga Barat yang hijrah ke Islam dengan opini buruk yang dibangun Negara mereka sendiri. Tidak semua bangsa barat memaknai Jihad dengan perang, tapi cobalah liat hujjah saudara yang seolah menganggap bahwa semua orang barat berpendapat seperti itu.

    Saudaraku se-iman,
    Dalam menafsirkan Fanatik pun alangkah baiknya jika penjelasannya tidak cenderung dengan nuansa yang negatif, Fanatik yang saya jelaskan sebelumnya adalah berbicara tentang konsep dan hakekat kefanatikan. Mungkin bisa dibaca lagi, contoh saudara yang mengatakan, pokoknya nabi Muhammad berkata begitu ya begitu… Dia tidak liat…. , Masalah Pemahaman Itu sudah lebih ke masalah Teknis dan tidak semua umat islam beraliran paham seperti itu. Kalau bicara masalah teknis..lihat dulu konteks umat islam di dunia ini, di Negeri ini yang begitu banyak bertebaran organisasi Islam dan aliran yang masing2 menerapkan konsep pemahaman islam yang tidak selalu sama. Semoga umat Islam dapat bersatu suatu saat nanti. Jika konsep pemahaman yang sama saja kadang berbeda di penerapannya, apalagi jika konsep nya berbeda jelas Teknis penerapannya juga banyak perbedaan.

    Sebenarnya tidaklah aneh kalau situs jejaring sosial bikinan Mark Zuckenberg yang merupakan alumni Harvard ini anti Islam apalagi dengan yang namanya Jihad, karena Mark sendiri adalah anggota dari Alpha Epsilon Pi,Perkumpulan persaudaraan mahasiswa Yahudi. Watak asli Yahudi, yah anti Islam. Rasanya kok ga ada korelasinya menghubungkan dihapusnya group bernafaskan islam lantaran dia peduli dengan Indonesia akan terjadi bom bali. jangankan dengan umat islam dengan umat kristen yang menjadi sekutunya pun Yahudi tidak peduli, karena memang begitulah ajaran yahudi, saya kutipkan sebagian kecil ayat Talmud kitab bangsa Yahudi :

    “Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

    “Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)

    “Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b)

    “Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a)

    “Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang-orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.” (Talmud IV/8/4a)

    “Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) dating, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sanhedrin 104a)

    “Terhadap seorang non Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu isteri seorang Yahudi. Isteri non-Yahudi tidak termasuk.” (Talmud IV/4/52b)

    “Tidak ada isteri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan isterinya.” (Talmud IV/4/81 dan 82ab)

    “Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipudaya orang-orang non-Yahudi.” (Zohar I, 168a)

    “Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.” (Choschen Ham 183, 7)

    “Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.” (Abhodah Zarah 2a T)

    “Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.” (Babba Bathra 54b)

    “Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kama 113a)

    “Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)

    “Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.” (Talmud IV/1/113b)

    “Orang Yahudi boleh mempraktekan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)

    “Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) dating, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi.” (Erubin 43b)

    Apa iya seoarang Yahudi taat seperti Mark Zuckenberg sangat perhatian (takut bom bali 3) dan peduli dengan Bangsa Indonesia yang jelas2 getol menyuarakan kebiadaban israel, betapa kontradiksinya ketaatan Mark Zuckenberg dengan ajarannya yang tidak memanusiakan non yahudi.

    Semoga ini bukan Perdebatan yang Tercela, Wallahu A’lam.

    Afwan n’ Salam Ukhuwah

    Mohon agar mencantumkan email & link saudara agar bisa saling bersilaturahmi ?

    -IP-

  16. isyaratpena permalink*
    2009/07/20 9:56 am

    Maaf…, mohon tidak mencantumkan email/url fiktif, atau dengan berat hati untuk selanjutnya komentar saudara dono tidak dapat saya tayangkan lagi.

    Terima kasih

  17. 2009/07/28 9:00 am

    Bsmllh, klw memang sprti itu.. (utk ap bwt akun di fesbuk). mnding bwt akun di cybermq.com az, atw muxlim.com

    dengan member FB yg bejibun bisa jadi peluang kita untuk Berdakwah, sekaligus untuk mengcover opini2 negatif yang dilancarkan di FB yg juga ga kalah banyak.

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  18. maruli panggabean permalink
    2009/07/28 9:24 am

    Assalamualaikum wr.wb
    inilah salah satu sifat arogansi dari barat,mereka selalu menyalahkan kaum muslimin dan meminimilisir keadaan,satu pesan saya kepada umat muslim diseluruh dunia BERSABARLAH KARENA ALLAH ITU TIDAK TIDUR,mudah2an dibalik ini semua ada sesuatu yg ingin diberikan oleh ALLAH SWT kepada kita semua!!!!!!
    mudah-mudahan kita merupakan golongan orang-orang yang ahli SABAR ….amin…amin…amin…ya robbal alamin.

    Wa’alaikumsalam Wr.Wb

    Aamiin.., S.E.M.A.N.G.A.T ..kang

  19. jayagila permalink
    2009/08/29 1:52 am

    prickly mind,

    tolong jangan bawa2 dimensi religius dalam nilai2 kebersamaan sosial…
    kitab suci bukan sumber kebenaran, tapi kebenaranlah yang menjadi sumber bagi kitab suci… kebenaran disetiap mata, detak jantung, dan seisi dunia…
    dimana Tuhan telah memberi tanda2nya pada makhluk yang mampu berpikir…

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Sebelumnya terima kasih atas komentarnya. Justru kita harus melibatkan agama (Islam) dalam seluruh aktifitas kegiatan kita tanpa terkecuali secuilpun, karena itulah sumber rujukan bagi kehidupan manusia.

    ”Kitab (Alquran) ini tak ada keraguan di dalamnya dan ia menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Baqarah: 2).

    ”Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Alquran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Alquran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” (QS Al-Baqarah: 23). ”(Alquran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.” (QS Ibrahim: 52).

    Kebenaran yang anda maksud itu contoh nya seperti apa? kitab suci (Al Qur’an) adalah Firman Allah SWT yang memiliki sifat Maha Benar dan Maha Sempurna, Allah yang menciptakan Jagad Raya ini beserta seluruh isinya, Bagaimana mungkin yang diciptakan menjadi sumber kebenaran bagi Yang Menciptakan (Tuhan) ? ini sungguh mengada-ada , jika suatu kesalahan ini terjadi maka derajat Tuhan lebih rendah dari makhluk ciptaannya, dan itu sesuatu yang sangat mustahil bagi Allah SWT.. naudzubillah mindzalik. Coba uraikan kebenaran Mata itu seperti apa? lalu kebenaran detak jantung? dan seisi dunia? coba anda jelaskan…..??
    apa anda ingin menafikan bahwa Allah aza wa jalla yang menciptakan akal untuk berpikir, mata, jantung dan sesisi dunia ini?

    Allah SWT berfirman :

    “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan
    berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat
    pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (Sad ayat 29)

    sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu ) , Kami
    telah mengutus kepadamu rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat
    Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-
    Kitab dan Al-Hikmah (As-Sunnah) , serta mengajarkan kepada kamu apa
    yang belum kamu ketahui . (Al-Baqarah 151)

    Sungguh jika kita sampai pada kesimpulan bahwa Allah SWT bukan sebuah kebenaran dan sumber dari segala sumber kebenaran maka kita telah sesat dan belum mampu berpikir secara benar :

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  20. 2009/11/13 4:46 pm

    salam terbaik….

  21. Ardiansyah permalink
    2010/05/17 5:53 am

    assalamualaikum

    saya terkesan dengan pola pikir mas jono

    jadi lah muslim yg modern

    selalu positif thingking

    setiap orang mempunyai pandangan dan pola pikir yg berbeda

    menghargai ada lah jalan terbaik

    selama itu tidak merugikan…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.