Facebook Mulai Tunjukkan Watak Aslinya

inikah Facebook ???
Facebook mulai bikin ulah. Situs jejaring sosial yang lagi booming di kalangan masyarakat baik muda maupun tua ini, mulai menunjukkan watak aslinya yang anti dengan hal-hal yang berhubungan dengan Jihad dan Islam.
Situs jejaring sosial besutan Mark Zuckenberg ini, telah menghapus beberapa account yang selalu gencar menyuarakan Islam dan Jihad di dunia maya. Salah satunya adalah grup Cyber Jihad Community yang dibuat oleh Muhammad Jibriel Abdul Rahman (nick name Prince of Jihad) yang juga merupakan pimpinan dari Ar Rahmah Media.
Jika Irhabi 007 bisa mengguncang dunia dengan nama irhabi-nya yang mampu menembus semua jaringan situs-situs musuh, maka lain lagi dengan Prince of Jihad, selain jaringan arrahmah.com yg dimiliki olehnya, dia juga membuat beberapa grup di situs jejaring sosial facebook yang digunakannya untuk menyuarakan Islam dan Jihad serta membakar semangat para pemuda Islam.
Tak hanya profil grup yang ditendang dari komunitas facebook, administrator grup ini pun ikut menjadi korban kearoganan facebook sebagai sebuah situs ternama di dunia, termasuk account milik Muhammad Jibriel Abdul Rahman.
Grup yang telah memiliki ribuan anggota dan penggemar ini memang sangat nyaring menyuarakan Islam dan Jihad di ranah situs jejaring sosial facebook. Tak heran, para petinggi facebook merasa gerah akan sepak terjang grup ini. Mereka akhirnya menghapus grup Cyber Jihad Community dari keanggotaan facebook, tak tanggung-tanggung beserta para kru pembuat grup tersebut.
Sejak dihapusnya grup Cyber Jihad Community dan para administratornya, komentar berdatangan masuk ke account Ar Rahmah di facebook, “wah, bener2 menyedihkan. berarti facebook zionis dunk..” ujar salah satu komentar.
“Al Qur’an memang tidak pernah salah….orang kafir tidak akan ridho selamanya……” ujar komentar lain menambahkan. Bahkan ada komentar yang sangat pedas yang ditulis oleh salah satu anggota Cyber Jihad Community, “Anti-jihad wajib dibasmi!”
“Finally, it realized. see! ‘they’ cut the tongue of those who speak the truth,” komentar lain menambahkan.
Anehnya, banyak grup lain yang juga menyuarakan ideologi seperti sosialisme dan kapitalisme atau grup-grup yang menyuarakan rasisme, namun hingga kini mereka masih saja bertahan. Apakah facebook merasa takut atau terancam akan hadirnya grup Cyber Jihad Community ini?
Mungkin akan banyak komentar yang mengatakan, kenapa harus pakai Facebook yang jelas-jelas punya orang kafir dan Yahudi pula yang jelas-jelas memusuhi Islam. Justru disini kita sebagai umat Islam harus pintar memanfaatkan peluang dan sarana. Facebook yang punya musuh Islam kita manfaatkan untuk kepentingan Islam. Seperti para mujahidin Afghan yang banyak memanfaatkan peralatan militer milik Sovyet ataupun Amerika, yang digunakan untuk memerangi mereka dengan peralatan yang mereka buat sendiri.(fq/arrahmah)
www.eramuslim.com

mmm…produk yahudikah itu?
kenapa kita gak bikin aja situs jejaring sendiri ?? kan banyak cendekiawan muslim?
Really…?
stujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………..
http://tforce2009.wordpress.com/
Bisa jadi facebook adalah media yg dibuat yahudi untuk menjaring generasi muda….
Tapi saya pernah baca, bahwa Facebook itu produk yahudi.
Duh, jadi makin ilfil sama FB
gitu ya… karena posisi facebook kelihatan makin kuat (akibat dari banyaknya anggota FB), arogansinya mulai tampak. mungkin memang anti-islam. tapibisa jadi dia juga cuma korban, ada yang maksa dia menghapus akun2 tsb; FBI, pemerintah amrik atau siapapun yang pemilik facebook ga bisa berbuat banyak. apalagi di barat kesan islam=terori masih melekat. jadi mungkin ni bagian dari anti terorisme dunia. mreka kan takut banget kalo islam banyak pendukungnya/banyak yang simpati.
Belum dapat info dari sumber terpercaya…!! paling untuk sekarang dan kedepannya perlu kita diwaspadai dan ditelah lebih mendalam lagi. Terima kasih infonya…
walah… akun saya untungnya masih aman..
keep fighting in right way!!!!
emh dari dulu…agak gimana gitu ama facebook teh!!!, tapi heran banyak orang yang sia-sia menggunakannya.
Btw, sebagaimana sebuah pisau, kita gunakan aja sarana yang tersedia tersebut untuk kebaikan, dan jika di dalamnya terdapat banyak mudharat, pastilah hal itu akan kembali menusuk orang-orang yang berniat memudharatkan sarana tersebut…kewajiban kita hanyalah bersabar (min..dengan memberikan kesejukan pada sarana yang telah ada tersebut (fb), sambil menunggu para ahli informatika muslim untuk mengembangkan saingan dalam hal kebaikan), saling bersabar, siap siaga (barangkali emang fb benar-benar di buat untuk niat tertentu yang bisa mengancam eksistensi islam)….salam kenal ….wassalam
fesbuk….????
mending surat pake Pos
.,,Ayo budayakan NgePost !!
Nah, ini kelemahan dan kekeliruan cara berpikir umat islam.. Seharusnya mencoba mengerti dahulu,baru dimengerti.. Sebagaimana kita tahu, semua yang melakukan terorisme seperti amrozi,imam samudra,alqaeda, semua juga mengatasnamakan jihad.. Dan wajar kalau orang bule skeptik dg jihad, karena dalam pikiran mereka jihad=teror,jihad=bom bali,jihad=membunuh, dan kita nggak bisa nyalahin kesalahpahaman mereka,karena pada kenyataannya pengertian jihad di kalangan garis keras udah menyimpang sedemikian jauhnya. Beda sekali dengan yang nabi Muhammad ajarkan.. Jihad dalam arti perang,sebenarnya memang tidak dianjurkan KECUALI dalam keadaan terancam secara fisik. Jadi bukan main bunuh sembarangan seperti yang terjadi sekarang. Saya melihat,muslim sekarang banyak yg mulai anti dengan yg beda keyakinan,padahal tidak demikian dengan nabi Muhammad saw,nabi tetap berdiri hormat ketika jenazah yahudi diangkat… Artinya apa? Banyak umat islam sekarang yang tidak mengindahkan ajaran nabi lagi,tapi cuma mengedepankan agama sebagai sebuah group, pokoknya dia group islam,gak peduli sama group non islam,ingatlah bukan begitu yang diajarkan rosul… Rosul tetap bersahabat dengan orang non muslim yang mau hidup damai dan berdampingan… Jadi, berpikirlah dengan jernih, kata2 jihad memang sudah terlalu negatif di dunia barat karena ulah teroris seperti amrozi yg mengatasnamakan jihad… Jangan gampang marah, apa2 tersinggung, kita juga nggak tau isi facebook group jihad itu apa… Apakah mengajak memerangi sebuah negara atau apa… Makanya diperlukan sikap yang netral, baik dan tidak itu orangnya bukan agamanya, saya sendiri muslim,tp saya lebih menganut pada ajaran muhammad,daripada ulama yang fanatik dan sinis pada non muslim.. Belajarlah untuk dewasa..
Terus juga terlalu bodoh bagi kita, jika kita anti produk dari non muslim… Seharusnya muslim sekarang ini lebih terbuka dan bersahabat dengan siapa saja, yang bertujuan positif, mungkin pemilik facebook tadi menghapus group jihad karena mereka nggak mau terjadi “bom bali 3″ yang dirapatkan melalui facebook!! Itu aja!! Kalau sampai itu terjadi, mereka juga merasa ikut bersalah…
Dan kita juga nggak perlu membela teroris seperti amrozi,alqaeda yang udah jelas-jelas salah hanya karena sama-sama muslim, karena walaupun mereka muslim, bisa jadi mereka berhadapan dengan nabi Muhammad di akhirat nanti: Ingat pesan nabi: “Barangsiapa di antara umatku yang memerangi non muslim yang mau hidup damai berdampingan dengan umat muslim, maka aku adalah musuhnya di akhirat nanti!!” Jadi, musuh dari amrozi di akhirat nanti, adalah nabi Muhammad, karena kesalahan amrozi memerangi turis asing yang sedang berlibur diindonesia, yang jelas2 datang dengan damai utk sekedar mencari hiburan(refreshing), ayoo, buanglah sikap fanatik, biar kita tidak keblinger….” Positif thinking sama siapapun itu perlu, mencari alasan di balik tingkah laku orang itu perlu, jangan langsung marah kalau ada orang yang berbuat sesuatu yang bertentangan dengan apa yang kita pahami… Kuncinya “mencoba mengerti, baru dimengerti” gitu… Kalo enggak, kita malah dosa, bersalah karena keliru memahami tujuan penciptaan manusia, kan kita diciptakan berbangsa bangsa dan bersuku suku agar saling mengenal, bukan saling berperang… Satu lagi, jika sebagian dari suatu negara memerangi muslim, bukan berarti sebagian yang lain yang tidak memerangi tapi satu negara boleh kita perangi.. Bahkan kakaknya memerangi muslim, kita tidak boleh memerangi adiknya, karena adiknya belum tentu sepaham dengan kakaknya… Karena pada saat seseorang dewasa, keyakinan tiap orang bisa berbeda2… Pendewasaan pemikiran seperti ini yang diperlukan umat muslim,supaya tidak perang melulu….” Kutuk dan musuhilah segala bentuk terorisme!!
Salam Ukhuwah
Assalamu’alaikum,
Gini mas, mungkin anda telah salah paham dg maksud saya, saya mengatakan mungkin si pembuat facebook tidak mau terjadi “bom bali 3″ artinya di barat sana, kata2 jihad itu suatu yang identik dg hal2 yg menakutkan,identik dg bom&peperangan (bagi mereka),dan kita nggak bisa nyalahin mereka juga karena mereka mengerti kata2 jihad bukan dr islam yg lurus/lempeng,tapi malah dari teroris yang mengatasnamakan jihad.. Yang perlu kita ingat, tujuan inti dari dakwah adalah result/hasil,saya tau bahwa ati dari jihad itu tidak hanya perang membela agama,tp berjuang menegakkan kebenaran&kebaikan karena Allah,bahkan menyingkirkan benda tajam dr jalanan spy tidak ada yang kecocok, juga termasuk suatu jihad. TAPI, jihad yg kita pahami dengan yang mereka pahami itu lain mas.. Di dunia barat, jihad itu terdengar mengerikan.. Nah, karena dakwah itu tujuannya adalah hasil, kita perlu menyesuaikan apa yg kita sampaikan dg “pemahaman” orangnya… Jadi karena bule berpikir jihad adlh negatif, ya kata2nya diganti aja “berjuang utk kebaikan karena Tuhan”. Tentu ini akan lebih diterima telinga mereka, walaupun sinonimnya adalah jihad.. Kita harus belajar dari para wali songo dahulu ketika menyebarkan agama islam di tanah jawa, mereka tidak serta merta menyalahkan, karena memang orang non muslim jawa dl memang tidak salah, tapi KELIRU, keliru beda lho dg salah, kalau salah itu contohnya, orang sengaja belajar ilmu hitam utk nyantet, lha itu salah.. Tapi kalau orang taat sama agamanya utk pengabdian pada sang pencipta, tp belum islam, bagi kita umat islam,sebenarnya dia tidak salah, tapi keliru, disitulah tugas kita meluruskan.. Meluruskan jg dg cara yang halus sekali, karena sekali lagi, niat mereka benar, hanya caranya yg belum benar, jadi kalau serta merta disalahkan, tentu dia tidak terima,karena mereka berpikir mereka benar… Ini yg sangat sulit dipahami kebanyakan orang muslim dewasa ini. Utk hal ini, diperlukan sifat&sikap yang namanya khusnudzon, jadi kita perlu berbaik sangka kepada org2 non muslim yg belum tentu “buruk”,makanya nabi Muhammad sering berdoa, ampunilah mereka karena “mereka tidak tahu….” Jadi tidak tau, bukan tidak mau tau… Tapi kalo cara kita kasar, kita bilang dg keras “kamu salah, kamu gak boleh gitu…!!” Ini yang bisa membuat mereka tersinggung dan jadi tidak mau tau… Sama lah dg cara mendidik anak kecil, tidak serta merta kita bilang salah, tapi dg cara “bukan begitu dek, begini saja… ” “Tangan kanan dik, bukan yang kiri…” ,itu maksudnya biar si anak tidak tersinggung dan malah mutung… Ingatlah selalu, yang tujuan akhir dr dakwah adalah hasil… Hasil baru bisa diperoleh, jika kita benar dan sesuai cara menyampaikannya… Jadi “menjaga perasaan orang itu penting..” Melihat alasan dibalik sikap orang juga penting..” Saya paham, umat islam juga merasa diperangi sebagian umat non muslim, tapi tidak semuanya… Nah, yang tidak memerangi ini, bisa saja ditengah2, terpengaruh sana sini, jadi tugas kitalah merebut simpati,bukan malah langsung menghujat atau bahkan memusuhi..” Mudah2an anda paham yang saya maksud..
Kemudian soal fanatik, fanatik itu kurang baik, termasuk fanatik terhdp artis jg kurang baik, pada saat seseorang fanatik, seseorang merasa benar sendiri…. Kadang juga hilang sifat netralnya (netral disini bukan tanpa arah lho, netral yang saya maksudkan itu obyektif mas…), dan kadang kefanatikan itu menumpulkan akal, contohnya, pokoknya nabi Muhammad berkata begitu ya begitu… Dia tidak liat konteksnya,jamannya,sikonnya,termasuk alasan nabi mengemukakan sesuatu di suatu jaman. Jadi yang diperlukan dalam agama islam itu iman yg kuat, bukan iman yang buta… Ketika seseorang fanatik, yang ditakutkan adalah, begitu dia memahami sesuatu dr hadis/alquran padahal kurang matang pemahamannya,dia langsung merasa benar dan susah utk diberi saran… Yang diperlukan itu iman yang kuat dan teguh, dengan tetap menjaga obyektifitas kita… Yang ditakutkan dari fanatik contohnya seperti ini: Misal,ada seorang muslim yg berbuat salah sebenarnya, tp karena dalam hadis dianjurkan menutupi aib saudaranya,muslim yg lain pada demo mbelain sesama muslim yg sebenarnya salah tadi, hanya dg alasan “sama2 muslim”, ini yg gak bener sama sekali, bahkan nabi Muhammad berkata pd anak wanitanya,” jika Abah mengetahui kamu mencuri, maka abah yang akan memotong tanganmu…” Ini menandakan nabi Muhammad netral/obyektif,tidak pilih kasih, begitupun dg umar bin khotob yg membela tanah seorang yahudi…adil,netral,obyektif… Tidak seperti kebanyakan muslim saat ini yg langsung membela sesamanya secara membabi buta karena orang yang dituduh bersalah memakai surban&jubah… Gitu lho mas maksudku… Coba dipahami yah…jadi saya pribadi setuju dakwah, setuju jihad, tapi di dunia internasional, bahasanya harus dirubah supaya bisa diterima, bentuk kalimatnya…” Kalo tadi saya bilang mungkin pembuat facebook takut ada bom bali 3 misalnya, itu berarti saya khusnudzon sama pemilik facebook yg belum tentu maksudnya negatif thd islam… Dia hanya berbuat sesuai dengan apa yang dia pahami… Gitu loh…
Maaf…, mohon tidak mencantumkan email/url fiktif, atau dengan berat hati untuk selanjutnya komentar saudara dono tidak dapat saya tayangkan lagi.
Terima kasih
Bsmllh, klw memang sprti itu.. (utk ap bwt akun di fesbuk). mnding bwt akun di cybermq.com az, atw muxlim.com
Assalamualaikum wr.wb
inilah salah satu sifat arogansi dari barat,mereka selalu menyalahkan kaum muslimin dan meminimilisir keadaan,satu pesan saya kepada umat muslim diseluruh dunia BERSABARLAH KARENA ALLAH ITU TIDAK TIDUR,mudah2an dibalik ini semua ada sesuatu yg ingin diberikan oleh ALLAH SWT kepada kita semua!!!!!!
mudah-mudahan kita merupakan golongan orang-orang yang ahli SABAR ….amin…amin…amin…ya robbal alamin.
prickly mind,
tolong jangan bawa2 dimensi religius dalam nilai2 kebersamaan sosial…
kitab suci bukan sumber kebenaran, tapi kebenaranlah yang menjadi sumber bagi kitab suci… kebenaran disetiap mata, detak jantung, dan seisi dunia…
dimana Tuhan telah memberi tanda2nya pada makhluk yang mampu berpikir…
salam terbaik….
assalamualaikum
saya terkesan dengan pola pikir mas jono
jadi lah muslim yg modern
selalu positif thingking
setiap orang mempunyai pandangan dan pola pikir yg berbeda
menghargai ada lah jalan terbaik
selama itu tidak merugikan…